Pedoman Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-90 Tahun 2018

Pedoman Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-89 Tahun 2017. Buku Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu Tahun 2017 ini telah dikeluarkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempudan dan Perlindungan Anak sebagai pedoman dalam memperingati Hari Ibu di tahun 2017 ini. Peringatan Hari Ibu jatuh pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya, dimana peringatan ini untuk mengenang perjuangan kaum perempuan dalam keikutsertaanya merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Salah satu dasar dalam peringatan hari ibu ini adalah Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak nomor 84 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan dan Pembentukan Panitia Nasional Peringatan Hari Ibu Ke-89 Tahun 2017.

Download Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu Tahun 2017. Di dalam artikel yang kami tulis ini, Anda dapat mendownload buku pedoman peringatan hari ibu ke-89 tahun 2017 dan juga dapat melihat cuplikan isinya. Adapun isi dari buku pedoman ini diantaranya adalah tentang Latar belakang hari ibu, Makna Peringatan Hari Ibu ke-89 Tahun 2017, Dasar-dasar peringatan hari ibu, Maksud dan Tujuan peringatan hari ibu tahun 2017, Tema, Sub Tema dan Slogan hari ibu ke-89 tahun 2017 dan juga penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka peringatan hari ibu ke-89 tahun 2017.

Berikut ini adalah cuplikan isi dari Buku Pedoman Peringatan Hari Ibu Ke-89 Tahun 2017;


PEDOMAN PENYELENGGARAAN PERINGATAN HARI IBU KE-90 TAHUN 2018

Kata Pengantar: 

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT yang telah melimpahkan rachmat dan hidayah-Nya sehingga Tahun 2017 ini kita kembali dapat memperingati Hari Ibu yang ke-89.

Peringatan Hari Ibu pada dasarnya dapat mengingatkan kepada kita untuk tetap memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi peran dan kiprah perempuan dalam berbagai sektor kehidupan. Peringatan hari ibu ini juga membawa pengaruh positif pola pikir dan cara pandang masyarakat pada umumnya, dan khususnya bagi perempuan yang terdorong untuk selalu menghargai hak-haknya sebagai perempuan. Peringatan Hari Ibu (PHI) juga diharapkan untuk mendorong peningkatan kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki sehingga berperan mengisi kemerdekaan serta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan demi mewujudkan tujuan kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Di  lain  sisi  PHI  diharapkan  juga  dapat  mendorong peningkatan  peran  serta  kemitraan  antara  perempuan  dan laki-laki  dalam  melanjutkan  cita-cita  para  pendiri  bangsa untuk mengisi kemerdekaan. Oleh Karena itu PHI  ke-90  Tahun 2018 diselenggarakan dengan tema : "Bersama meningkatkan peran  perempuan  dan  laki-laki  dalam  membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa".

Seperti  halnya  tahun-tahun  sebelumnya,  Peringatan Hari  Ibu  ke-90  Tahun  2018  diisi  dengan  berbagai  rangkaian kegiatan  seperti:  seminar,  pameran,  bhakti  sosial,  ziarah, upacara  bendera  dan  kegiatan  Iainnya  yang  dilaksanakan baik  di  tingkat  nasional  maupun  di  setiap  Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Untuk  itu  sebagai  acuan  untuk  penyelenggaraan kegiatan-kegiatan  di  tingkat  Nasional,  Provinsi, Kabupaten/Kota,  dan  Perwakilan  Republik  Indonesia  di Luar  Negeri,  telah  disusun  Pedoman  Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-90 Tahun 2018.

A. LATAR BELAKANG

1. Peringatan Hari Ibu (PHI) yang dilaksanakan pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya, merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah berjuang dalam merebut kemerdekaan.

2. Tekad dan perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia, dilandasi oleh cita-cita dan semangat persatuan dan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan makmur, telah dinyatakan semenjak Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

3. Peristiwa tersebut merupakan tonggak sejarah bagi perjuangan kaum perempuan Indonesia dan senantiasa diperingati tiap tahunnya oleh bangsa Indonesia, baik laki-laki maupun perempuan, dimanapun berada baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

4. Pada Kongres Perempuan Indonesia ke III tahun 1938 di Bandung ditetapkan tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 316 Tahun 

1959 tentang Hari-hari Nasional Yang Bukan Hari libur, Hari Ibu tanggal 22 Desember dijadikan hari nasional yang diperingati setiap tahun secara khidmat dan penuh makna oleh segenap bangsa Indonesia. Tahun 2018, Hari Ibu diperingati untuk yang Ke-90 kalinya.

5. Setiap kali penyelenggaraan PHI senantiasa menggugah ingatan dan pemikiran bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia ternyata sangat dirasakan manfaat dan hasilnya, terutama oleh kaum perempuan Indonesia pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

6. Namun demikian, tekad dan perjuangan untuk meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam segala aspek kehidupan terus berlanjut, terutama di bidang politik. Hal ini ditandai dengan lahirnya UndangUndang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, dengan prinsip yang menonjol yaitu adanya nuansa kaidah demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, aspirasi, keterbukaan, keadilan, tanggung jawab dan perlakuan tidak diskriminatif dalam NKRI. Undang-Undang inipun secara tegas mengatur bahwa pendirian dan pembentukan partai harus menyertakan paling rendah 30% keterwakilan perempuan. (Lihat Pasal 2 ayat (5), Pasal 20, dan Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik).

7. Puncak  acara  PHI  ke-90  akan  dilaksanakan  di  Kota Bukittinggi  Provinsi  Sumatera  Barat,  sedangkan pelaksanaan  di  provinsi,  kabupaten/kota  dan perwakilan  Indonesia  di  luar  negeri  diselenggarakan berdasarkan  pedoman  ini,  serta  disesuaikan  dengan kondisi  dan  situasi  setempat.  Keterlibatan  semua pihak  dalam  PHI  ke-90  akan  memperkuat  dan mendorong  tekad  dan  perjuangan  kaum  perempuan Indonesia.

B. MAKNA PERINGATAN HARI IBU KE-89 TAHUN 2017

1. Peringatan Hari Ibu Ke-90 menunjukkan bahwa perjuangan kaum perempuan Indonesia telah menempuh jalan panjang dalam mewujudkan peranan dan kedudukan perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur.

2. Merupakan momentum untuk merenungkan tentang apa yang telah dikerjakan dan apa yang belum tercapai oleh kaum perempuan Indonesia untuk kepentingan perempuan Indonesia khususnya dan Bangsa Indonesia pada umumnya.

3. Memberikan kesempatan untuk mengoreksi kekurangan dan kelemahan yang dihadapi kaum perempuan Indonesia dalam memperjuangkan peranan dan kedudukannya dalam kancah kehidupan berbangsa dan bernegara.

4. Sesungguhnya perjuangan meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara masih panjang, namun keberhasilan yang telah dicapai selaa ini hanyalah langkah awal dalam menuju cita-cita kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram dan damai serta adil dan makmur.

2. TUJUAN

a. Umum
Meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.

b. Khusus
1. Mendorong terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;
2. Meningkatkan kesetaraan hak dan kewajiban perempuan dan laki-laki dalam mewujudkan demokrasi yang partisipatif;
3. Meningkatkan peran serta instansi pemerintah dan non pemerintah untuk menempatkan perempuan pada posisi pengambil kebijakan yang responsif gender.

E. TEMA, SUB TEMA DAN SLOGAN PHI KE- 90 TAHUN 2018

1. Tema utama
Bersama  meningkatkan  peran  perempuan  dan laki-laki  dalam  membangun  ketahanan  keluarga untuk kesejahteraan bangsa;

2. Sub Tema
a.  Perempuan  sebagai  Ibu  bangsa  berperan mewujudkan  ketahanan  keluarga  sebagai  pilar membangun negara yang adil dan sejahtera;
b.  Sumber  daya  manusia  yang  andal  dan  berdaya saing menjadi potensi membangun pembangunan yang insklusif dan partisipatif;
c.  SDG’s  memastikan  bahwa  tidak  ada  satupun kelompok  masyarakat  yang  tertinggal  dalam pembangunan;
d.  Kemitraan antara laki-laki dan perempuan dalam mewujudkan keterwakilan perempuan di politik;
e.  Bersama  wujudkan  negara  yang  adil  dan sejahtera melalui gerakan revolusi mental

PANDUAN UPACARA

Upacara Bendera di Lapangan
  • Tanggal upacara: Hari Jumat, 22 Desember 2018
  • Tempat upacara: di Lapangan upacara/halaman kantor instansi pemerintah/swasta baik di tingkat pusat, daerah maupun perwakilan Republik Indonesia di luar negeri
  • Peserta: pejabat pemerintah, swasta dan anggota organisasi kemasyarakatan dan masyarakat.
Urutan acara:
  1. Penghormatan umum kepada inspektur upacara, dipimpin oleh komandan upacara.
  2. Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara bahwa upacara siap dimulai.
  3. Pengibaran bendera Sang Saka Merah Putih, diiringi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh seluruh peserta.
  4. Mengheningkan cipta, dipimpin oleh inspektur upacara.
  5. Pembacaan naskah Pancasila diikuti oleh peserta upacara.
  6. Pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945.
  7. Pembacaan sejarah singkat Hari Ibu.
  8. Menyanyikan hymne Hari Ibu.
  9. Amanat inspektur upacara, searah dengan tema/sub tema dan disesuaikan dengan ruang lingkup organisasi kemasyarakatan terkait.
  10. Menyanyikan Mars Hari Ibu.
  11. Pembacaan doa.
  12. Laporan komandan upacara kepada inspektur upacara, bahwa upacara telah selesai.
  13. Penghormatan umum kepada inspektur upacara, dipimpin oleh komandan upacara.
  14. Upacara selesai.
Sambutan Menteri PPPA pada Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 2017

Doa Upacara Peringatan Hari Ibu ke-89 Tahun 2017

Demikianlah tadi cuplikan beberapa isi penting dalam Buku Pedoman Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-90 Tahun 2018 yang dapat anda download file aslinya pada link di bawah ini, semoga file yang kami bagikan ini bisa berguna dan bermanfaat buat masyarakat di Indonesia. Tujuan kami membagikan file Pedoman ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk membantu Pemerintah dalam rangka memberikan informasi kepada seluruh masyarakat di Indonesia. 

Link Download: 
Pedoman Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-90 Tahun 2018 Pedoman Peringatan Hari Ibu (PHI) Ke-90 Tahun 2018 Reviewed by Niko Arisandi on 05:12:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.