Juklak UN Gelombang II tahun ajaran 2016/2017 Oktober Paket C,B

Juklak UN Gelombang II Tahun Ajaran 2016/2017. Ujian Nasional (UN) Gelombang II atau yang biasa disebut dengan Ujian Nasional Susulan rencananya akan dilaksanakan pada bulan Oktober tahun 2017 mendatang. Pada tangga 24 Agustus 2017 ini Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) yang beralamatkan di Jl. RS. Fatmawati, Cipete Jakarta Selatan telah mengeluarkan surat Edaran nomor: 0083/SDAR/BSNP/VIII/2017 beserta Petunjuk Pelaksanaan UN Tahun Pelajaran 2016/2017 Gelombang II. Surat Edaran tersebut ditujukan kepada yang terhormat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama di Seluruh Indonesia. 

Surat Edaran UN Gelombang II 2017

JUKLAK UN Tahun Pelajaran 2016/2017 Gelombang II. Pada Surat Edaran yang dikeluarkan BSNP tersebut telah disertai lampiran JUKLAK UN Gelombang II, Namun filenya tidak tergabung menjadi satu, melainkan terpisah. Anda bisa melihat cuplikan isi dari keduanya pada artikel ini, namun Anda juga bisa mendownload salinan keduanya pada artikel di bawah ini, untuk mengecek isinya. Kami merasa bangga turut serta membagikan file dan pengumuman ini, tujuan kami tidak lain dan tidak bukan supaya informasi yang berasal dari Pusat bisa tersalurkan ke bawah secara merata. Jadi tidak ada lagi informasi yang ditutup-tutupi, karena kemajuan teknologi sudah semakin pesat. Langsung saja, untuk melihat cuplikannya silahkan simak informasi di bawah ini: 

Cuplikan isi Surat Edaran mengenai UN Gelombang II Tahun ajaran 2016/2017:

Dalam rangka persiapan Pelaksanaan Ujian Naisonal (UN) Gelombang II Tahun Pelajaran 2016/2017, bersama ini kami sampaikan Petunjuk Pelaksanaan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017 Gelombang II (Oktober 2017) seperti terlampir untuk menjadi acuan bagi Saudara, satuan pendidikan dan pihak terkait lainnya. 

Atas perhatian dan kerjasama Saudara, kami mengucapkan terima kasih. 

PETUNJUK PELAKSANAAN UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 GELOMBANG II (OKTOBER 2017)

Pendahuluan

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II Tahun 2017 adalah: 1) Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Penilaian Nomor 3 tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan; dan 3) Peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor: 0043/P/BSNP/I/2017 tentang Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017.

Dasar pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II Tahun 2017 adalah: 1) Peraturan Pemerintah nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan; 2) Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Penilaian Nomor 3 tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan; dan 3)  Peraturan  Badan  Standar  Nasional  Pendidikan  Nomor: 0043/P/BSNP/I/2017  tentang  Prosedur  Operasional  Standar Penyelenggaraan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2016/2017.

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Gelombang II 2016/2017
Ujian  Nasional  Gelombang  II  dilaksanakan  dalam  moda  ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Soal UN Gelombang II mengacu pada kisi-kisi UN 2017.


Hasil UN Gelombang II dilaporkan dalam bentuk SHUN. 1) Bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti UN, SHUN memuat nilai dari seluruh mata pelajaran yang diikuti. 2) Bagi peserta yang memperbaiki nilai, SHUN memuat nilai yang lebih tinggi dari nilai UN sebelumnya. 3) Bagi Peserta yang tidak lengkap mata ujian, SHUN memuat nilai dari mata pelajaran yang diikuti.

Waktu pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II di dalam negeri adalah sebagai berikut:

Provinsi menentukan waktu pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang kedua pada satuan pendidikan pelaksana UN untuk jenjang SMA/MA, SMK, Program Paket C dan Program Paket B/Wustha berdasarkan dua pilihan berikut:

Pilihan 1:
a.  SMA/MA,  Program  Paket  C  dan  Program  Paket  B/Wustha dilaksanakan pada hari Selasa, Rabu, dan Kamis tanggal 10, 11, dan 12 Oktober 2017.
b.  SMK  dilaksanakan  pada  hari  Selasa  dan  Rabu,  10  dan  11 Oktober 2017.
Pilihan 2:
a.  SMA/MA,  Program  Paket  C  dan  Program  Paket  B/Wustha dilaksanakan  pada  hari  Jumat,  Sabtu,  dan  Minggu  tanggal 13, 14, dan 15 Oktober 2017.
b.  SMK  dilaksanakan  pada  hari  Sabtu  dan  Minggu  14  dan  15 Oktober 2017.

Waktu  pelaksanaan  Ujian  Nasional  Gelombang  II  di  luar  negeri dilaksanakan  pada  hari  Sabtu  dan  Minggu  tanggal  14,  15,  dan  21 Oktober 2017.

MATA UJIAN
  1. Peserta  yang  baru  pertama  kali  mengikuti  UN  wajib  menempuh seluruh mata ujian sesuai dengan ketentuan pada POS-UN Peraturan BSNP Nomor: 0043/BSNP/I/2017 (Bab IV. Bahan Ujian Nasional).
  2. Peserta  Paket B/Wustha  atau Paket C  yang mengikuti sebagian mata ujian hanya menempuh mata ujian yang belum diikuti saja 
  3. Peserta yang memperbaiki nilai UN dapat menempuh mata ujian yang nilainya kurang dari atau sama dengan 55 (lima puluh lima).
a.  Peserta  SMA/MA  dan  SMK  yang  baru  pertama  kali  mengikuti  UN wajib  memenuhi  persyaratan  peserta  UN  berdasarkan  Peraturan BSNP  Nomor:  0043/BSNP/I/2017  tentang  POS-UN  Tahun  Pelajaran 2016/2017. Ketentuan lain yang harus dipenuhi adalah:
1)  Peserta  tercatat  dalam  daftar  nominasi  tetap  (DNT)  gelombang  I yang  berisi  biodata  peserta,  Mata  Uji  Pilihan  (SMA/MA)  dan kompetensi keahlian (SMK);
2)  Peserta  yang  akan  mengikuti  UN  gelombang  II  wajib  memberikan bukti tertulis  berkaitan dengan  alasan tidak mengikuti UN  (sakit) yang diketahui oleh sekolah asal;
3)  Memiliki nomor peserta ujian (kartu peserta ujian).

b.  Peserta  SMA/MA,  SMK,  atau  Paket  C  yang  akan  memperbaiki  nilai UN, wajib memiliki:
1)  Ijazah  atau  ijazah  sementara/surat  keterangan  kelulusan  yang telah dilegalisir; dan
2)  Sertifikat  Hasil  Ujian  Nasional  (SHUN)  terakhir  atau  SHUN sementara yang telah dilegalisir.

c.  Peserta  Paket  B/Wustha  dan  Paket  C  yang  baru  pertama  kali mengikuti  UN  wajib  memenuhi  persyaratan  peserta  UN  berdasarkan Peraturan  BSNP  Nomor:  0043/BSNP/I/2017  tentang  POS-UN  Tahun Pelajaran 2016/2017. Ketentuan lain yang harus dipenuhi adalah:
1)  Peserta  tercatat  dalam  daftar  nominasi  tetap  (DNT)  gelombang  I dan  belum  mengikuti  UN  gelombang  I  seluruh  mata  ujian  atau beberapa mata ujian;
2)  Peserta  kelas  akhir  yang  belum  terdaftar  dalam  Dapodik  Dikmas PAUD atau EMIS pada Tahun Pelajaran 2016/2017;

Mekanisme dan Prosedur Pendaftaran
a.  Calon  peserta  Paket  B/Wustha  dan  Paket  C  yang  baru  pertama  kali mengikuti UN, mekanisme dan prosedur pendaftaran sebagai berikut:
1)  Satuan  pendidikan  SKB/PKBM  mendata  dan  mendaftarkan peserta  didik  yang  memenuhi  persyaratan  ke  pangkalan Dapodikmas,  Kemdikbud  dan  untuk  Pondok  Pesantren  Salafiyah melalui EMIS Kemenag.
2)  Satuan  pendidikan  SKB/PKBM  mendaftarkan  siswa  kelas  akhir yang  telah  dilakukan  proses  verifikasi  dan  validasi  peserta  didik (NISN)  oleh  Pusat  Data  Statistik  Pendidikan  dan  Kebudayaan (PDSPK) dari laman  http://pdun.data.kemdikbud.go.id  ke panitia tingkat  Kabupaten/Kota  untuk  didaftarkan  ke  laman
http://biounpaketabc.kemdikbud.go.id  dan  dilakukan  proses verifikasi, validasi dan cetak daftar nominasi sementara (DNS).
3)  Satuan  pendidikan  Pondok  Pesantren  Salafiyah  mendaftarkan siswa kelas akhir berdasarkan data NISN peserta didik yang telah diverifikasi dan validasi  oleh PDSPK Kemdikbud dari sistem EMIS Kemenag  ke  panitia  tingkat  Kabupaten/Kota  untuk  didaftarkan ke  laman  http://biounpaketabc.kemdikbud.go.id,  dan  kemudian dilakukan  proses  verifikasi,  validasi  untuk  pencetakan  daftar nominasi sementara (DNS).
4)  Panitia  tingkat  Provinsi  melakukan  pemutakhiran  data, menerbitkan  (generate)  nomor  peserta  UN,  mencetak  dan mendistribusikan  daftar  nominasi  tetap  (DNT)  dan  kartu  peserta UN  ke  satuan  pendidikan  melalui  panitia  tingkat Kabupaten/Kota.

b.  Calon peserta  ujian SMA/MA, dan SMK dan calon peserta UN dari Paket C  yang memperbaiki nilai UN  mendaftar dengan mekanisme dan prosedur sebagai berikut:
1)  Calon  peserta  melihat  informasi  pendaftaran  di  laman http://unp.kemdikbud.go.id.
2)  Calon peserta memilih lokasi tempat pelaksanaan UN.
3)  Calon  peserta  mendaftarkan  diri  secara  langsung  ke  satuan pendidikan tempat pelaksanaan UN yang dipilih.
4)  Calon  peserta  menyerahkan  salinan  Ijazah  atau  Ijazah sementara,  salinan  SHUN  atau  SHUN  sementara,  pas  foto terbaru  ukuran  3x4  cm  sebanyak  2  lembar,  dan  kartu  peserta ujian dari sekolah asal bagi peserta baru.

5)  Petugas  pendaftaran  pada  satuan  pendidikan  melakukan verifikasi  calon  peserta  dengan  cara  memeriksa  keabsahan dan/atau kesesuaian:
i.  Ijazah  atau  ijazah  sementara/surat  keterangan  kelulusan yang telah dilegalisir;
ii.  SHUN/SHUN sementara yang telah dilegalisir dan nilai yang tertera pada SHUN;
iii.  pas foto, foto di ijazah dan SHUN, serta tampak  diri peserta saat mendaftar; dan
iv.  kartu peserta ujian dari sekolah asal bagi peserta baru.

6)  Petugas  pendaftaran  pada  satuan  pendidikan  memasukkan data  calon  peserta  pada  laman  yang  disediakan  dengan langkah-langkah:
i.  login  ke  laman  http://unp.kemdikbud.go.id  menggunakan user dan password petugas;
ii.  memasukkan data nomor UN calon peserta UN;
iii.  memasukkan  data  mata  ujian  yang  akan  ditempuh  oleh peserta

a)  peserta  yang  memperbaiki  nilai  UN,  memasukkan  data
mata ujian yang akan diperbaiki,
b)  peserta  UN  SMA/MA  Tahun  Pelajaran  2016/2017  yang baru  pertama  kali  mengikuti  UN  wajib  menempuh seluruh  mata  ujian  yaitu  3  mata  ujian  umum  dan  1 mata ujian pilihan,
c)  peserta  UN  SMK  yang  baru  pertama  kali  mengikuti  UN menempuh 4 mata ujian.

iv.  mencetak kartu peserta ujian;
v.  menempel  pas  foto  dan  membubuhkan  stempel  sekolah pada kartu peserta ujian;
vi.  menandatangani kartu peserta ujian; dan
vii.  menyerahkan kartu peserta ujian ke peserta.

7)  Peserta  login  ke  laman  http://unp.kemdikbud.go.id menggunakan  user  dan  password  yang  tercantum  di  kartu peserta ujian, untuk:
i.  mengecek kesesuaian data di laman tersebut; dan
ii.  melengkapi informasi surel/email dan nomor HP.

Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana UN Gelombang II
a.  Provinsi  menetapkan  satuan  pendidikan  pelaksana  UN  Gelombang  II dan  waktu  pelaksanaan  ujian  di  masing-masing  satuan  pendidikan berdasarkan  usulan  dari  Kabupaten/Kota  yang  mencakup  unsur jarak,  lokasi,  transportasi  peserta,  dan  kapasitas  server  dan  client satuan pendidikan.
b.  Provinsi  berkoordinasi  dengan  Kabupaten/Kota  dapat  menetapkan satuan  pendidikan  untuk  melaksanakan  UN  Gelombang  II  jenjang SMA,  MA,  SMK,  SMP,  MTs  secara  bersamaan  atau  terpisah.  Satuan pendidikan dapat melaksanakan ujian lintasjenjang.
c.  Satuan  pendidikan  pelaksana  UN  Gelombang  II  dapat  melaksanakan UN  perbaikan  jenjang  SMA/MA  dan  SMK,  UN  Paket  B/Wustha,  dan Paket  C.  Jika  terdapat  kapasitas  komputer  tidak  dapat  melayani sejumlah  peserta  UN  Paket  B/Wustha  dan  Paket  C  pada  waktu  yang ditentukan,  maka  sebagian  peserta  dapat  melaksanakan  UN  di satuan pendidikan yang terdekat.
Baca Juga:  Jadwal Pelaksanaan UN Gelombang II tahun ajaran 2016/2017
Itulah tadi beberapa cuplikan isi dari Petunjuk Pelaksanaan Ujian Nasional Gelombang II Tahun ajaran 2016/2017 yang rencananya akan dimulai pada bulan Oktober 2017 Mendatang. Untuk mengetahui informasi lebih jelas dan detailnya silahkan saja langsung mendownload Surat Pemberitahuan dan File Petunjuk Pelaksanaan UN Gelombang II pada link download yang sudah kami sediakan di bawah ini:

Link Download: 

Juklak UN Gelombang II tahun ajaran 2016/2017 Oktober Paket C,B Juklak UN Gelombang II tahun ajaran 2016/2017 Oktober Paket C,B Reviewed by Niko Arisandi on 22:44:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.