Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 Malang

Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 Malang. OPSI adalah kepanjangan dari Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia. Pada tahun 2017 ini OPSI untuk siswa jenjang SMA akan Dilaksanakan di kota Malang Jawa Timur. Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 ini merupakan dokumen yang sangat penting bagi para guru dan peserta yang akan mengikuti pelaksanaan Olimpiade penelitian ini. Sebab di dalam buku Pedoman ini sudah dijelaskan detail mengenai rincian kegiatan hingga jadwal pelaksanaanya. Semoga Pedoman Pelaksanaan OPSI 2017 ini dapat bermanfaat dan juga berguna.

Download Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 Malang

Pedoman OPSI SMA Tahun 2017. Dengan mengusung pesan #MenelitiItuSeru, OPSI ingin terus berupaya mengubah pandangan umum siswa terhadap penelitian yang dianggap sebagai suatu pekerjaan serius, sulit, dan cenderung membosankan. Di negara Indonesia, penelitian tidaklah setenar di negara-negara maju, dimana mereka yang meneliti sangatlah didukung oleh pemerintah bahkan pemerintah total mendanai penelitiannya. Bahkan hasil-hasil dari penelitian tersebut dapat bermanfaat bagi kehidupan mendatang. 

Berikut ini merupakan cuplikan isi dari Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA tahun 2017 yang dapat anda download pada halaman paling bawah dari artikel ini.

PEDOMAN PELAKSANAAN OPSI SMA TAHUN 2017

KATA PENGANTAR

Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) merupakan salah satu agenda penting Direktorat Pembinaan SMA/MA dalam rangka membangun manusia Indonesia yang unggul. Sejak tahun 2008, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah bagi para peserta didik SMA/MA untuk mengembangkan bakat, minat, dan kemampuan dalam meneliti dan berinovasi, serta menumbuhkembangkan budaya meneliti di kalangan siswa SMA/MA. 

Di samping itu kegiatan ini menjadi ajang seleksi karya penelitian unggul untuk diikutsertakan dalam berbagai ajang lomba penelitian tingkat dunia.

Penyelenggaraan OPSI tahun 2017 diharapkan dapat berjalan dengan efektif. untuk itu, diperlukan sebuah pedoman bagi siswa, guru, sekolah, dinas pendidikan, dan semua pihak yang terkait. 

Dengan pedoman ini, OPSI tahun 2017 dapat menghasilkan karya penelitian yang lebih baik dan beragam dibandingkan dengan karya penelitian yang telah diperoleh pada tahuntahun sebelumnya.

Ucapan terimakasih dan penghargaan kami sampaikan kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan pedoman ini. Kami yakin upaya baik ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keinginan bersama untuk mewujudkan generasi bangsa yang mandiri dan berkepribadian.

Selamat mengikuti OPSI tahun 2017. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati segala upaya baik kita semua.

PENDAHULUAN

Tantangan terbesar pembangunan pendidikan Indonesia memasuki masa pembangunan jangka menengah tahap ketiga (2015-2019) adalah bagaimana dunia pendidikan dapat menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. Untuk menjawab tantangan tersebut sekaligus sebagai pengejawantahan amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Direktorat Pembinaan SMA terus berupaya untuk membina dan mengembangkan bakat, minat, dan prestasi siswa SMA/MA melalui berbagai kegiatan kesiswaan.

Disadari bahwa siswa atau peserta didik bagaimanapun adalah sasaran utama dari semua proses pembelajaran dan pendidikan yang harus diciptakan melalui dukungan berbagai kegiatan ekstrakulikuler dan ko-kurikuler yang komprehensif dan terpadu. 
Pola pembinaan kesiswaan harus dapat mendukung penyiapan generasi yang berkualitas yang dibentuk di atas landasan kompetensi intelektual, keterampilan, dan sikap yang mumpuni.
Agar hal itu dapat diwujudkan, maka diperlukan upaya pembinaan dan pengembangan bakat, minat dan kompetensi siswa dalam berbagai bidang ilmu. 

Direktorat Pembinaan SMA, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memandang bahwa program pembinaan kesiswaan di antaranya harus dapat dijadikan sarana pembinaan dan pengembangan kompetensi siswa dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui peningkatan kualitaspembelajaran matematika, sains, dan sosial humaniora sebagai kemampuan dasar yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Upaya tersebut diperkaya dengan berbagai program yang dapat meningkatkan minat, bakat, dan kemampuan siswa dalam penelitian, pemanfaatan, dan aplikasi dalam berbagai disiplin ilmu, pengetahuan, dan teknologi. 
Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah mendorong minat dan bakat siswa melalui aktivitas penelitian ilmiah.

Terkait hal itu, perlu adanya sebuah kegiatan yang secara konsisten dapat dijadikan wahana pembinaan bakat dan minat para siswa terhadap dunia penelitian ilmiah. Kegiatan tersebut juga sekaligus dapat dijadikan wahana candradimuka dalam pengembangan prestasi dan pembentukan kepribadian siswa yang mandiri dan tangguh. Selain itu, melakukan kegiatan penelitian juga dapat meningkatkan sikap integritas dan tanggung jawab, kemampuan berpikir logis dan analitis, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, independensi, keterampilan berkomunikasi, dan kemampuan menulis karya ilmiah. 

Pada tahun 2017 ini, Direktorat Pembinaan SMA berkomitmen untuk tetap menyelenggarakan kompetisi penelitian ilmiah untuk para siswa SMA/MA dan sederajat yang dikemas dalam kegiatan Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) serta meningkatkan kualitas penyelenggaraannya.

TUJUAN 

  1. Memotivasi siswa SMA/MA untuk berkreasi dalam berbagai bidang ilmu sesuai dengan minat dan bakatnya;
  2. Menumbuhkembangkan budaya meneliti di kalangan siswa SMA/MA;
  3. Mendorong siswa SMA/MA untuk gemar melakukan penelitian.
  4. Menjaring siswa SMA/MA yang memiliki bakat dan kemampuan dalam bidang penelitian serta memperoleh hasil penelitian yang orisinal, berkualitas, dan kompetitif;
  5. Memfasilitasi komunitas peneliti tingkat siswa SMA/MA dari berbagai daerah untuk melakukan temu karya penelitian;
  6. Memilih calon peserta untuk diikutsertakan dalam kegiatan lomba penelitian di tingkat internasional;
  7. Mengarahkan calon peserta yang sesuai untuk ikut serta dalam pembinaan kewirausahaan;
  8. Mensosialisasikan kegiatan penelitian siswa kepada masyarakat dan dunia usaha/industri.


BIDANG LOMBA PADA OLIMPIADE PENELITIAN SISWA (OPSI) 2017

KATEGORI PENELITIAN
Sains 
Penelitian terkait dengan eksplorasi alam semesta, modifikasi, inovasi atau aplikasi dari ilmu pengetahuan alam untuk memenuhi kebutuhan/keinginan manusia (ilmu pengetahuan terapan), meliputi di antaranya biologi, botani, zoologi, mikrobiologi, bioteknologi, genetika, biomedis, teknologi pangan, teknologi pertanian, teknologi perikanan, kimia, teknik kimia, teknik lingkungan, teknologi kelautan, fisika, geografi, dan astronomi.

Matematika dan Rekayasa 
Penelitian terkait dengan bilangan, hubungan antarbilangan, prosedur operasional yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan meliputi aljabar, kalkulus, algoritma, geometri, topologi, trigonometri, serta penelitian terkait dengan disain, rancangan, dan/atau rekayasa produk industri/manufaktur untuk menyelesaikan permasalahan, di antaranya robotik, mekatronik, rekayasa transportasi, teknologi perkapalan, teknologi penerbangan, rekayasa informatika (aplikasi piranti lunak), rekayasa grafis, rekayasa permesinan, teknik mesin, dan teknik fisika.

Ilmu sosial dan humaniora
Penelitian terkait kajian fundamental dan atau terapan terkait ilmu-ilmu sosial dan humaniora, di antaranya administrasi, ekonomi, sosiologi/antropologi, psikologi/pendidikan, budaya, bahasa, sastra, dan sejarah.

PERSYARATAN PESERTA OPSI
Peserta OPSI adalah siswa yang melakukan penelitian dan mengikuti proses seleksi OPSI sesuai dengan aturan OPSI yang berlaku.

  • 1.  warga Negara Indonesia; 
  • 2.  Siswa SMA/MA dan sekolah yang sederajat Negeri maupun Swasta kelas X atau XI pada saat lomba penelitian dilakukan;
  • 3.  Peserta dapat perorangan atau berkelompok (maksimum dua orang) yang terdiri atas 1 ketua dan 1 anggota
  • 4.  Peserta OPSI pada penelitian yang dilakukan berkelompok harus dari sekolah yang sama;
  • 5.  Setiap peserta hanya boleh terlibat dalam 1 (satu) judul penelitian.
  • 6.  Setiap kelompok/judul penelitian harus mempunyai guru pembimbing yang kompetensinya sesuai dengan bidang yang diteliti;
  • 7.  Peserta memberikan pernyataan bahwa penelitian yang dilakukan belumpernah dilombakan atau pernah dilombakan tetapi belum mendapat juara/penghargaan di Tingkat Nasional.


PERSYARATAN PEMBIMBING
Pembimbing adalah guru yang membantu siswa dalam melaksanakan penelitian.
1.  Mengajar di sekolah yang sama dengan peserta yang dibimbingnya;
2.  Membimbing siswa selama masa penelitian pada topik yang sesuai dengan kompetensinya.

PENGIRIMAN NASKAH PROPOSAL DAN LAPORAN PENELITIAN
a. Peserta wajib mengirimkan proposal penelitian secara online ke http://olimpiade.psma.kemdikbud.go.id/opsi. waktu pengunggahan proposal adalah tanggal 15 April -15 Mei 2017. Proposal dikirim dalam format, pdf maksimum 5 MB (Lihat lampiran 3).
b. Panitia memberikan Surat Pernyataan bahwa proposal sudah diterima, yang dapat diunduh oleh peserta di web http://olimpiade.psma.kemdikbud.go.id/opsi
c.  Panitia memberikan nomor registrasi pada proposal yang diterima, dengan format: KATEGORI PENELITIAN/KODE PROVINSI/TAHUN PENYELENGGARAAN/NO URUT PESERTA

contoh NOMOR REGISTRASI:
ST/1/2017/00001 (penjelasan: ST= Sains dan Teknologi, 1 menunjukkan kode provinsi Aceh, tahun penyelenggaraan, nomor registrasi peserta)
Keterangan:
KATEGORI PENELITIAN: ST=Sains Teknologi, ME=Matematika & Engineering, SH=Sosio Humaniora,

JADWAL (KALENDER OPSI)
jadwal opsi 2017

Baca Juga: Download Pedoman OSN SMA tahun 2017
Anda bisa mendownload Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 pada link dibawah ini. Semoga file ini bisa bermanfaat dan berguna. Selamat mencoba, semoga berhasil.

Link Download: 
Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 Malang Pedoman Pelaksanaan OPSI SMA Tahun 2017 Malang Reviewed by Niko Arisandi on 15:35:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.