Dunia Pendidikan Versus Game Online

Dunia Pendidikan Versus Game Online - Tidak dipungkiri bahwa semakin maju sebuah pendidikan disuatu negara, maka disitu akan ada kemajuan teknologi. Salah satunya adalah game online. Siapa yang tidak mengetahui tentang game online atau permainan yang dilakukan langsung melalui koneksi internet. Dan siapa pula yang tidak tahu akan bahaya game online untuk generasi muda Indonesia. Namun semua itu tidak lepas dari peran dunia pendidikan.


Fenomena dan fakta menarik yaitu semakin banyaknya tempat-tempat yang menyediakan fasilitas untuk memainkan game online, dan banyak pula vendor-vendor yang meluncurkan aneka macam game online. Karena dengan menjadi vendor atau penyedia software game online mereka dapat meraup keuntungan ratusan dollar. Sekali lagi ini semua tidak lepas dari semakin majunya dunia pendidikan.

"Teknologi Diciptakan Pasti Menghasilkan Hal Positif dan Negatif"

Dari pernyataan di atas mari kita ambil sebuah contoh teknolog yang semakin maju dari tahun ketahun. Teknologi kuda besi yang jumlahnya jutaan dan menjadi favorit di Indonesia. Kuda besi atau sepeda motor semakin tahun semakin canggih, dan semakin tinggi CC-nya. Hal positif yang dapat kita ambil adalah motor yang kita tunggangi semakin nyaman dan semakin cepat sehingga menghemat waktu dalam perjalanan. Namun ingat dampak negatif yang ditimbulkan oleh CC motor yang tinggi, yaitu terjadi melonjaknya angka kecelakaan lalulintas dari segi pengendara sepeda motor. Itulah teknologi bagaikan pedang bermata dua. Apabila kita tidak bijak dalam menggunakannya maka celakalah kita.

Dalam hal game online tidak sedikit ditemukan anak-anak, pemuda, remaja, bahkan orang dewasa yang masuk rumah sakit bahkan meninggal gara-gara overload dalam bermain game online. Anak-anak sekolah membolos karena ketagihan game online. Lalu bagaimana dengan peran dunia pendidikan dalam mengatasi masalah ini?

Sulit untuk memilah-milah dimana peran dunia pendidikan dalam mengatasi game online ini. Apalagi teknologi smartphone semakin canggih. Dalam satu sisi mungkin game online dibutuhkan untuk merefresh setelah lelah beraktifitas. Maka pendidikan yang sepatutnya adalah bagaimana dunia pendidikan itu dapat memberikan pengarahan, penjelasan dan penerapan mengenai disiplin diri. Doktrin disiplin diri dalam dunia pendidikan harus sudah dimulai sejak dini. Pendidikan ini tidak hanya di sekolah namun peran orang tua sangatlah penting dalam mengawasi putra-putri mereka. Memberikan fasilitas boleh asalkan anak sudah memiliki tanggung jawab dan disiplin diri. Dengan kata lain ini semua kembali ke pribadi masing-masing. Nah untuk membentuk pribadi yang baik itu harus dimulai dari kecil dengan salah satunya adalah doktrin disiplin diri.

Pendidikan yang maju akan menciptakan teknologi-teknologi yang baru dan maju pula. Kemudian jika teknologi tersebut tidak dapat dikendalikan maka dampaknya akan kembali ke dunia pendidikan. Salah satu contohnya ya itu tadi dengan adanya game online dapat menyebabkan anak sekolah membolos karena sudah kecanduan game online.


Tidak hanya dunia pendidikan yang akan terancam game online menjadikan seseorang kecanduan sehingga lupa waktu. Dunia kerja juga akan terancam, terutama masa depan seseorang yang keca candu game online. Masih hangat ditelinga tentang game onlie Pokemon Go yang menyita perhatian masyarakat sampai orang-orang top di negara kita. Bahkan banyak perusahaan dan instansi yang mengharamkan Game Onlie Pokemon Go. Tak sedikit pula perusahaan dan instansi yang memecat karyawannya karena terlalu asyik bermain game online tersebut. Jelas-jelas ini akan merugikan perusahaan karena karyawannya tidak dapat bekerja dengan baik.

Nah bagi kalian yang ingin mendapatkan informasi-informasi positif mengenai perkembangan dunia pendidikan nasional terkini dan dunia kerja Indonesia kalian bisa juga bisa mendapatkannya dari situs resmi Dunia Pendidikan Nasional dan Dunia Kerja Indonesi di www.mardiyas.com


mardiyas.com adalah portal situ berita yang menyajikan informasi terkini mulai dari dunia pendidikan, beasiswa, info terkini dari pemerintah, dunia kerja, lowongan kerja, pekerjaan, motivasi hidup, motivasi kerja, sekolah, kuliah, tips-tips dalam dunia kerja dan kisah-kisah yang akan menginspirasi kalian. Sehingga diharapkan dunia pendidikan dan dunia kerja dapat memenangkan pertarungan dengan pengaruh buruk dari game online.

"Sehatlah Akan Informasi, Sesungguhnya Kekayaan Informasi Tidak Akan Membuat Kalian Miskin"

Dunia Pendidikan Versus Game Online Dunia Pendidikan Versus Game Online Reviewed by Niko Arisandi on 20:40:00 Rating: 5

2 comments:

  1. Good information... Semoga anak-anak sy tidak tergolong orang" yg terlalu sibuk dgn sebuah game fovoritnya. Sehingga bisa fokus dgn pendidikan dan masa depannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya pak, Jika anak-anak kita teralu sibuk bermain dengan game yang tidak ada habisnya, maka pendidikan mereka juga akan terkalahkan.

      Delete

Powered by Blogger.