Guruku yang Diusik dengan Berbagai Persoalan

Guruku yang Diusik dengan Berbagai Persoalan - Judul dari artikel ini mungkin menjadikan gambaran kondisi para sebagian besar guru-guru di wilayah Indonesia. Bagaimana tidak, dalam satu tahun terakhir ini mereka banyak sekali diusik dengan berbagai persoalan yang menimpa kehidupannya. Padahal tujuannya untuk mendidik putra-putri masyarakat Indonesia adalah baik dan tulus, bahkan jika harus dibandingkan dengan pendapatan yang mereka dapatkan sebenarnya sangatlah tidak sebanding, apalagi jika guru tersebut belum berstatus sebagai PNS

Guruku dengan berbagai persoalan
Pak Endun & Ibu Ade berangkat ke SDN Sukasari

Apalagi ditambah persoalan yang menimpa sebagian guru sehingga membuat mereka berurusan dengan jeruji besi. Hal tersebut juga membuat para guru di seluruh Indonesia menjadi semakin takut dan was-was dengan cara mereka mendisiplinkan para peserta didiknya. Karena jika tidak hati-hati, mereka bisa berurusan dengan polisi seperti beberapa kejadian yang sudah berlalu. 

Plt Ketua Umum PGRI, Uniah Rasyid juga mengungkapkan hal yang serupa mengenai kondisi para guru saat ini. "Profesi guru di Indonesia masih diusik berbagai persoalan yang menimbulkan keprihatinan mulai dari tindakan main hakim sendiri hingga kebijakan dan aturan bagi guru yang merugikan. Beberapa pekan terakhir kita telah mendengar sejumlah kasus tindakan main hakim sendiri serta penangkapan guru saat sedang mengajar menjadi keprihatinan sendiri bagi kami," kata dia. Rabu (22/6) seperti dilansir di media antaranews.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menaruh harapan besar kepada kepolisian Indonesia untuk perlindungan profesi guru, sehingga ke depannya diharapkan tidak ada lagi cara-cara penangkapan guru seperti beberapa kasus yang sudah pernah terjadi selama ini. 

Rasyid juga menambahkan keprihatinanya terkait kebijakan dan aturan yang merugikan guru, diantaranya adalah respon positif Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) mengenai beberapa aturan yang dapat menghambat dan proses administrasi yang masih lambat ternyata tidak sejalan dengan kenyataan di lapangan. Bahkan, terkait dengan pencairan tunjangan guru non PNS yang seharusnya diinstrusikan agar dipercepat, akan tetapi kenyataan dilapangan instruksi yang Menteri kuran bisa diterapkan oleh bawahannya.

Belum lagi persoalan yang membelengu guru honorer, seperti kualifikasi akademik harus sesuai, kewajiban mengajar guru harus 24 jam jika ingin mendapatkan tunjangan profesi guru non pns, rasio guru dan murid, tarik menarik kewenangan pengelolaan SMA/SMK dan seterusnya. 

Ya, begitulah lika-liku permasalah yang harus dihadapi para guru di Indonesia sekarang ini. Padahal sebenarnya seorang guru butuh ketenangan dalam bekerja, sehingga mereka bisa berkonsentrasi penuh untuk mengajarkan ilmunya dan mendidik siswanya agar menjadi anak yang berprestasi dan berakhlak baik. 

Mudah-mudahan saja, Untuk kedepannya kesejahteraan para guru dan perlindungan sosial guru dapat diwujudkan. Sehingga hal tersebut dapat memacu kemajuan dunia pendidikan di negara Indonesia ini.. 

Selamat Berjuang guru-guruku tercinta... Jasa-jasamu akan ku kenang sepanjang masa... Engkaulah sejatinya pahlawan tanpa tanda jasa. 

Guruku yang Diusik dengan Berbagai Persoalan Guruku yang Diusik dengan Berbagai Persoalan Reviewed by Niko Arisandi on 20:28:00 Rating: 5

1 comment:

  1. KISAH NYATA PNS

    Bpk Drs Warli, M.Si
    No Hp 0812-4263-6841

    3 Kali Gagal di Seleksi CPNS Membuatku Semakin Termotivasi dan Akhirnya Berhasil
    Sampai sekarang PNS adalah profesi yang sangat diidam-idamkan oleh kebanyakan orang di Indonesia. Terbukti, setiap kali pemerintah membuka pendaftaran CPNS, peserta yang mendaftar selalu membludag.
    Menjadi PNS memang nikmat sekali rasanya. Wajar jika ribuan orang rela berdesak-desakan demi mendapatkan kursi PNS.
    Saya Akan Berbagi Cerita Nyata Dengan Kalian Semua.
    Mohon maaf mengganggu waktu dan rutinitas ibu/bapak,saya cuma bisa menyampaikan melalui KOMENTAR ini dan semoga bermanfaat, saya seorang honorer baru saja lulus jadi PNS tahun 2015 yang lalu, dan Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di SMU Negeri 1 BATURAJA, Sudah 13 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, namun hasilnya nol bahkan saya sempat putus asah, namun teman saya memberikan no tlp Bpk Drs Warli, M.Si beliau selaku (Kepala Biro Kepegawaia dan Kerjasama antar Lembaga)di BKN PUSAT. saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, Satu minggu kemudian saya sudah ada panggilan ke jakarta untuk ujian, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar,dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau yang sudah mau membantu saya, itu adalah kisa nyata dari saya,
    jika anda ingin seperti saya anda bisa,Hubungi Bpk Drs Warli, M.Si atau ingin melihat Profil Beliau silahkan lihat disini http://www.bkn.go.id/unit_kerja/warli ,no HP Beliau: 0812-4263-6841 siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda menjadi PNS.
    Sedikit Tambahan Bahwa tanggal 06 April kemarin saya melakukan komunikasi pembiciraan kepada beliau untuk bisa meluluskan adik saya sebagai CPNS ke PNS.
    Memang Pemerintahan Sudah mengeluarkan kebijakan mengejutkan, yakni melakukan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Selama 5 Tahun & Masalah Ini Sudah Saya Sampaikan Kepada Bpk Drs Warli, M.Si Beliau Hanya menyampaikan kepada saya selama kita masih berusaha maka di situ pasti ada jalan.,wassalam

    ReplyDelete

Powered by Blogger.