Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja

Wawancara Kerja

Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja - Setelah mengirimkan surat lamaran kerja dan diiringi dengan do'a tiap hari supaya bisa lolos ke tahap selanjutnya yaitu wawancara kerja, hal yang ditunggu-tunggu adalah informasi panggilan wawancara kerja. Banyak sekali para pelamar kerja yang kurang beruntung mendapatkan kesempatan untuk dipanggil mengikuti wawancara kerja di sebuah perusahaan, terkadang mereka sudah mempersiapkan surat lamaran kerjanya dengan sebaik mungkin, tetapi masih juga tidak dipanggil untuk wawancara kerja, kenali penyebabnya dengan membaca artikel berikut; "Penyebab Pelamar tidak mendapat panggilan Kerja". Setelah membaca artikel tersebut diharapkan Anda tahu letak kesalahan Anda dimana saat membuat surat lamaran Kerja. 

Pertanyaan Wawancara Kerja - Mendapat sebuah kesempatan untuk mengikuti wawancara kerja tentunya adalah suatu hal yang sangat menyenangkan, karena itu adalah hal yang sangat kita tunggu-tunggu, karena peluang kita bisa mendapatkan pekerjaan yang dilamar masih terbuka lebar. Namun, yang perlu dipelajari adalah beberapa pertanyaan yang kerap sekali membingungkan pelamar saat wawancara. Alangkah baiknya jika Anda mempelajari dan mencari informasi mengenai cara menjawab pertanyaan wawancara kerja dengan baik, supaya nanti tidak bingun dan bisa meyakinkan pihak perusahaan yang memberikan wawancara kerja. Karena jika kita salah menjawab pertanyaan tersebut, kesempatan untuk lolos ke proses selanjutnya akan terbuang percuma. Untuk itu, tim bangsaku akan memberikan beberapa tips untuk menjawab berbagai pertanyaan yang sering kali muncul saat wawancara kerja.

Apa yang bisa Anda ceritakan tentang diri Anda Sendiri?

Jika muncul pertanyaan seperti ini, sebenarnya ini adalah kesempatan emas untuk menyampaikan kelebihan yang Anda punya dan menarik perhatian pewawancara. Hindarilah menjawab dengan informasi yang sudah tertulis dalam surat lamaran kerja atau CV, arahkan jawaban Anda dengan tema yang sesuai dengan Posisi yang sedang Anda lamar. 

Suatu misal, jika Anda melamar sebagai seorang Arsitek (perancang bangunan ), "Saya adalah lulusan teknik sipil, membuat sketsa bangunan adalah hobi saya. Saya juga suka mencari tahu model-model bangunan (desain eksterior dan interior) terbaru dan mempelajarinya supaya bisa menambah ide dan imajinasi saya dalam mendesain sebuah bangunan".

Mengapa Anda melamar untuk Posisi ini?

Berikanlah jawaban yang menggambarkan tentang bagaimana nilai-nilai yang Anda miliki sesuai dengan nilai-nilai perusahaan, berikan penekanan pada kemiripan mengenai visi Anda. Anda juga bisa memaparkan bagaimana keahlian Anda sangat cocok sekali dan sangat dibutuhkan pada posisi yang Anda lamaran sekarang ini. 

Contoh Jawaban: " Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu brand papan atas di bidang property dan hasil bangunan-bangunan yang telah dihasilkan membuat para pemiliknya nyaman serta bangga dengan tempat tinggalnya. Saya selalu ingin bekerja dan memberikan kenyamanan serta kebanggaan tersebut untuk pelanggan dan Saya yakin, pekerjaan ini dapat membantu saya untuk mengembangkan keahlian sebagai Arsitek (Perancang Bangunan).

Baca Juga:

Apa rencana karier Anda? Bagaimana Anda melihat diri sendiri dalam lima tahun ke depan?

Jika Anda adalah fresh graduate yang baru melamar kerja, pastinya Anda ke bingungan jika sebelumnya tidak mencari tahu mengenai pertanyaan, pertanyaan saat wawancara. 

Apabila Anda masih bingung dan belum mempunyai target yang pasti, sebaiknya sampaikan rencana profesional Anda. Misalnya, bekerja di luar negeri, melanjutkan study atau pelatihan internasional dan sebagainya.

Contoh Jawaban: "Pekerjaan ini bisa menjadi landasan karier saya sebagai seorang Arsitek profesional. Selain bekerja, Saya juga akan belajar lebih lanjut mengenai desain-desain ala Internasional dengan mengikuti pelatihan dan mungkin saja beberapa tahun ke depan Saya akan melanjutkan study di luar negeri untuk menambah keahlian Saya. Dan Saya harap, pekerjaan ini bisa memperkaya pengalaman saya."

Apa Kekuatan dan Kelemahan Anda?

Untuk aspek kekuatan, sampaikan apa yang Anda anggap sebagai aset pribadi. Untuk kelemahan, sampaikan aspek yang dapat dipertimbangkan sebagai kekuatan jika melihatnya dengan cara berbeda, atau tunjukkan bahwa Anda sedang memperbaiki kekurangan tersebut. Dan yang paling terpenting adalah berkan jawaban kejujuran, jangan sampai Anda berbohong, karena itu akan mempersulit karir Anda kedepannya. 

Contoh jawaban, “Saya sangat baik dalam mengorganisasi pekerjaan dan mengelola waktu. Saya juga dapat menangani tekanan dengan baik dan beradaptasi dengan perubahan. Bagaimanapun juga, saya sedang memperbaiki kemampuan berkomunikasi. Saya baru saja ikut kursus public speaking dan merasa kelas itu sangat membantu.”
loading...
Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja Tips Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja Reviewed by Niko Arisandi on 15:14:00 Rating: 5

No comments:

loading...
Powered by Blogger.