Honorer K2 Harus Antri Sejak Subuh Demi Gaji Rp. 3,1 Juta

Tenaga Honorer K2
Foto Ilustrasi: Tenaga Honorer K2

Informasi Honorer K2. Informasi mengenai Antrinya tenaga honorer K2 yang menyambut gaji sebesar 3,1 juta ini datang dari tenaga honorer di wilayah Jakarta. Ribuan honorer kategori dua (K2) DKI Jakarta mengaku kesulitan memenuhi syarat yang ditetapkan Pemprov untuk mendapatkan gaji sebesar Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 3,1 juta.

Selain persyaratannya banyak, waktu pengurusuannya pun sangat sempit, hanya tiga hari. Hal ini yang mendorong para honorer berbondong-bondong mengurus berkas.

‎"‎Di Polres, kami harus ngantri dari jam 5 subuh. Tapi kami bisa terima SKCK-nya bisa jam 4 sore bahkan bisa besok lusanya," kata Memed, honorer K2 DKI Jakarta kepada JPNN, Minggu (3/1).

Lamanya proses pengurusan SKCK, lanjutnya, lantaran‎ yang mengurus ada ribuan honorer. "Contohnya saya mengurus SKCK di Polres Jakarta Selatan. Datang dari subuh pun tetap dapatnya nanti sore karena yang datang ke sana ada 2000 orang dalam sehari," ujarnya.

Selain SKCK, honorer K2 juga diwajibkan melampirkan ‎surat keterangan sehat dari RSUD, surat bebas Narkoba dari BNN. Banyaknya persyaratan ini, menurut Memed, sangat menyulitkan honorer K2 terutama yang berusia lanjut.

"Banyak‎ yang kelelahan. Itu sampai ada honorer K2 yang meninggal dunia. Mudah-mudahan ada perpanjangan waktu pengurusan sehingga tidak ada korban yang jatuh lagi," tandasnya. sumber: JPNN
Honorer K2 Harus Antri Sejak Subuh Demi Gaji Rp. 3,1 Juta Honorer K2 Harus Antri Sejak Subuh Demi Gaji Rp. 3,1 Juta Reviewed by Niko Arisandi on 04:36:00 Rating: 5

1 comment:

  1. KISAH NYATA PNS

    Bpk Drs Warli, M.Si No Hp
    0812-4263-6841

    3 Kali Gagal di Seleksi CPNS Membuatku Semakin Termotivasi dan Akhirnya Berhasil
    Sampai sekarang PNS adalah profesi yang sangat diidam-idamkan oleh kebanyakan orang di Indonesia. Terbukti, setiap kali pemerintah membuka pendaftaran CPNS, peserta yang mendaftar selalu membludag.
    Menjadi PNS memang nikmat sekali rasanya. Wajar jika ribuan orang rela berdesak-desakan demi mendapatkan kursi PNS.
    Saya Akan Berbagi Cerita Nyata Dengan Kalian Semua.
    Mohon maaf mengganggu waktu dan rutinitas ibu/bapak,saya cuma bisa menyampaikan melalui KOMENTAR ini dan semoga bermanfaat, saya seorang honorer baru saja lulus jadi PNS tahun 2015 yang lalu, dan Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di SMU Negeri 1 BATURAJA, Sudah 13 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, namun hasilnya nol bahkan saya sempat putus asah, namun teman saya memberikan no tlp Bpk Drs Warli, M.Si beliau selaku (Kepala Biro Kepegawaia dan Kerjasama antar Lembaga)di BKN PUSAT. saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, Satu minggu kemudian saya sudah ada panggilan ke jakarta untuk ujian, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar,dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau yang sudah mau membantu saya, itu adalah kisa nyata dari saya,
    jika anda ingin seperti saya anda bisa,Hubungi Bpk Drs Warli, M.Si atau ingin melihat Profil Beliau silahkan lihat disini http://www.bkn.go.id/unit_kerja/warli ,no HP Beliau: 0812-4263-6841 siapa tahu beliau masih bisa membantu anda untuk mewujudkan impian anda menjadi PNS.
    Sedikit Tambahan Bahwa tanggal 06 April kemarin saya melakukan komunikasi pembiciraan kepada beliau untuk bisa meluluskan adik saya sebagai CPNS ke PNS.
    Memang Pemerintahan Sudah mengeluarkan kebijakan mengejutkan, yakni melakukan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Selama 5 Tahun & Masalah Ini Sudah Saya Sampaikan Kepada Bpk Drs Warli, M.Si Beliau Hanya menyampaikan kepada saya selama kita masih berusaha maka di situ pasti ada jalan.,wassalam

    ReplyDelete

Powered by Blogger.